Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Cara Mudah dan Lengkap Install Wordpress di Localhost memakai Xampp (Part.1)

cara mudah dan lengkap install wordpress di localhost memakai xampp

Hallo kawan-kawan, kali ini saya akan membagikan tutorial tentang cara mudah untuk install wordpress di localhost dengan memakai aplikasi webserver xampp.

Mungkin kalian ada yang belum tahu tentang Apa itu xampp?

Kalian bisa membaca artikel nya di tentang dan cara install serta cara memakai xampp. Jadi pastikan dulu kalau kalian sudah paham tentang xampp ya. Karena itu sangat penting sebelum kalian mencoba untuk memasang wordpress di localhost.

Untuk menginstall wordpress di cpanel silahkan kalian buka Cara menginstall wordpress di cpanel melalui softaculous.

Ok kawan, saya asumsikan kalian sudah menginstall xampp dan sudah work secara normal di komputer kalian ya. Jadi nantinya tidak akan ada kendala saat menginstall wordpress di localhost menggunakan xampp ini.

Sebenarnya kenapa kita harus install wordpress di localhost atau komputer kita sih? Kenapa tidak langsung di hosting saja?

Mungkin kalian ada yang punya pertanyaan demikian. Karena ada banyak keuntungan apabila kita menginstall wordpress di localhost ini. Lalu apa saja keuntungan kalau kita menginstall wordpress di localhost?

1. Untuk latihan membuat website

Dengan kalian menginstall wordpress di localhost bisa kalian gunakan sebagai sarana untuk latihan cara membuat website memakai CMS (Content Management System) Wordpress ini. Karena dengan menggunakan wordpress kita bisa dengan mudah membuat website sendiri tanpa perlu pusing-pusing belajar coding secara mendalam.

2. Untuk percobaan tema atau plugin serta menguji kinerja tema dan plugin tersebut

Jadi apabila kalian punya tema atau plugin yang mau kalian pakai bisa terlebih dahulu kalian uji coba dipasang di wordpress yang berada di localhost ini. Sehingga pada saat kalian mau pindahkan ke hosting kalian tidak usah setting secara detail lagi.

3. Bisa untuk latihan memodifikasi tampilan template atau plugin

Apabila kalian ingin memodifikasi template ataupun plugin kalian bisa melakukan trial dan error di localhost. Jadi kalian bisa sesuka hati memodifikasi template yang kalian miliki sebelum nantinya diupload ke hosting.

Tanpa panjang lebar lagi ayo kita praktik untuk menginstallnya...

1. Mendownload file Wordpress

Langkah pertama kalian akan butuh file yang berisi CMS Wordpress terbaru yang bisa kalian download di wordpress.org

Kemudian setelah kalian download file nya kalian extract file wordpress tersebut kemudian letakan dalam satu folder lalu taruh folder tersebut pada folder htdocs di xampp. 

Kalian bisa memberi nama folder tempat berisi file-file wordpress sesuai dengan keinginan kalian. Disinia saya misalkan kalian memberi nama folder tersebut adalah "webku". Jadi nanti nya kalian harus menaruh folder "webku" ini berada di dalam folder htdocs ini. Bisa kalian lihat pada gambar dibawah ini.

file wordpress di htdocs xampp
Kenapa harus diletakkan di folder htdocs? Karena htdocs ini adalah folder tempat dimana kita menaruh file-file website wordpress ataupun website-website lainnya milik kita. Jadi harus diletakan di folder ini. Apabila kita ditaruh di selain folder htdocs ini maka tidak akan bisa di akses melalui browser nantinya.
Jadi nantinya akan seperti pada gambar dibawah ini


cara install wordpress di localhost


Ok kawan, sampai disini sudah paham ya...hehe...

Kita akan melanjutkan langkah berikutnya yaitu:

2. Membuat Database

Kita membutuhkan sebuah database untuk menampung data-data yang ada di wordpress. Maka dari itu kita harus membuat terlebih dahulu sebuah database. 

Bagaimana caranya membuat database untuk wordpress ini?

Kita akan membuat database melalui tool phpMyAdmin. Cara membukanya harus melalui browser. 

Bukalah browser yang biasa kalian pakai, Mozilla atau Google Chrome atau yang lainnya.

Kemudian tuliskan pada address bar localhost/phpmyadmin, seperti pada gambar dibawah ini:

cara membuat database dengan phpmyadmin

Kalau sudah kalian tinggal membuat databasenya, yaitu klik pada tab Databases, kemudian masukan nama Databasenya, sebagai contoh saya membuat database dengan nama seperti folder web nya, yaitu webku, namun kalian boleh memberi nama database bebas terserah kalian, lalu klik tombol Create, langkah-langkahnya bisa dilihat pada gambar dibawah ini:

langkah membuat database melalui phpmyadmin

3. Membuat user dan password

Langkah berikutnya adalah membuat user dan password dari database tersebut. Kenapa ini penting, karena nanti nya untuk bisa menghubungkan database dengan wordpress kita maka kita akan memakai user dan password tersebut.
Caranya dengan mengklik pada tab privileges atau user accounts, kemudian kalian klik pada tombol "add user". Bisa dilihat pada gambar dibawah ini:

bikin user dan password melalui phpmyadmin
Kemudian kalian buat user, lalu pilih hostnya adalah local, dan jangan lupa tuliskan juga passwordnya. Untuk latihan saya sarankan bikin password yang mudah saja dulu. Biar mudah diingat dan tidak lupa. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar dibawah ini:
membuat user dan password pada database wordpress


Selanjutnya kalian pilih pada global privileges dicentang Check All, seperti dibawah ini:
setting all privileges user database
Langkah selanjutnya klian klik tombol Go yang ada di sebelah kanan bawah:

Sampai disini sudah paham ya kawan-kawan? Untuk proses instalasi wordpress nya dilanjutkan pada part.2 ya. Ikuti terus tutorial yang ada di blog ini.