Membeli obat tanpa Resep dokter, bolehkah?





Pada umum nya setiap orang yang merasa sakit akan membeli obat untuk menyembuhkan penyakitnya. Namun apabila kita membeli obat tanpa resep dari dokter kira-kira akan jadi masalah tidak?


Sudah menjadi suatu kebiasaan bahwa pada saat kita merasa tidak enak badan maka kita akan segera  minta untuk dibelikan obat. Akan tetapi apakah kalian tau bahwa ada beberapa jenis obat yang memang dilarang untuk dikonsumsi secara umum. Hal ini bukan berari penjual obat yang salah, akan tetapi pemberitahuan tentang bahaya penggunaan obat tanpa resep dari dokter yang kurang dipahami oleh masyarakat luas.


baja juga tentang : medical check up


Untuk beberapa jenis obat analgesik penghilang rasa sakit ataupun penurun panas masih bisa untuk di tolerir penggunaannya. Namu untuk jenis obat antibiotik perlu diawasi dalam penggunaan. Karena tata cara untuk pemberian obat itu berbeda-beda tergantung sakit yang di derita.


Belum lagi dalam penggunaan dosis yang kadang di acuhkan oleh sebagian masyakarat. Bagi dokter memberikan resep obat tentunya sudah mempertimbangkan masak-masak dan juga dosisnya.
Dan faktor sosial dalam pemakaian bagi beberapa orang. Misal pada saat ada orang sakit diberi obat oleh dokter lalu orang tersebut sembuh. Lalu apabila ada orang lain yang tahu tentang obat orang yang sakit tersebut maka orang lain yang dirasa mempunyai sakit yang sama akan membeli obat yang sama dengan temannya.
Dengan begitu diambil kesimpulan bahwa, ada masyarakat yang memang diperbolehkan meminum obat luar semisal : flu, sakit perut dll
Lalu bagi masyarakat yang membunyai sakti berat maka akan sangat dianjurkan apabila akan membeli obat harus ada resep dokter.

Sekian terima kasih

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Membeli obat tanpa Resep dokter, bolehkah?"

Post a Comment

Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup di komentar, terima kasih